Welcome to Kavtania's Blog

Melewati sisi waktu yang tak terhenti, bernaung dalam ruang yang tak terbatas, untuk sebuah pemahaman yang tak berujung ...
Follow Me

PILKADA dan PENGUASAAN KONSTITUEN



By  Kavtania     15:11    Labels: 
Persoalan mendasar dari para elite politik terhadap keberpihakan pada model Pilkada adalah dalam hal penguasaan konstituen. Siapa yang lebih mampu menguasasi konstituen atau pemilih maka ia akan memenangkan kontes pilkada.

Bagi PDIP dan Koalisi Merah Ramping (KMR), saat ini dengan melihat hasil pilpres kemarin, rakyat adalah konstituen yang dianggap paling mudah dikuasasi. Sementara bagi GERINDRA dan Koalisi Merah Putih (KMP), DPRD adalah konstituen yang paling mudah dikuasai.


Itulah mengapa KMR ngotot untuk mempertahankan Pilkada Langsung atau Pilsung. Sementara KMP berupaya maksimal untuk meng-gol-kan Pilkada Tak Langsung atau Piltaksung.


Bagi PDIP dan KMR, 'menggoda' anggota DRPD dengan uang dan jabatan adalah persoalan yang tidak mudah. Terbukti selama 'masa transasisi' ini, godaan uang dan jabatan yang ditawarkan oleh PDIP dan KMR kepada elite atau partai yang ada di KMP mengalami jalan buntu. KMP masih solid dan tidak tergiur dengan jabatan menteri yang ditawarkan oleh PDIP dan KMR nya melalui proxy Jokowi atau agen-agen pelobi yang lain.


Bagi mereka, menggoda (baca: mengelabui) rakyat dengan sinetron pencitraan ketokohan adalah lebih mudah dilakukan dengan menggunakan kekuatan uang dan mesin media. Terbukti setelah hasil rapat paripurna DPR kemarin yang mengecewakan, dengan slogan "Demokrasi Telah Mati" atau "Hak Rakyat Dikebiri" yang dilakukan secara sporadis bahkan sistematis, (kembali) mampu mencuci otak sebagian masyarakat 'pecinta tokoh' sejati.


Kenyataan bahwa 28.280.010 rakyat dibawah garis kemiskinan serta pendidikan yang masih rendah dengan angka partisipasi sekolah hanya 63,48% untuk usia 16-18 tahun dan 19,97% untuk usia 19-24, dipandang sebagai sasaran empuk untuk menjadikan mereka konstituen seperti peluru. Tinggal arahkan pistolnya, tarik pelatuknya, dan peluru akan meluncur sesuai sasaran yang diinginkan.


http://bps.go.id/tab_sub/view.php?kat=1&tabel=1&daftar=1&id_subyek=23&notab=1


http://bps.go.id/tab_sub/view.php?kat=1&tabel=1&daftar=1&id_subyek=28&notab=3


Tukang Tahu Gejrot, Tukang Gonjing, Tukang Rujak, Tukang Cuanki, Pelajar Penyuka Tawuran, dan masih banyak lagi konstituen negeri ini yang bisa dicuci otaknya untuk memilih sesuatu bukan berdasarkan logika berfikir, tetapi hanya mengikuti perasaan saja. Rasa cinta dan rasa taat pada yang mengelabuinya.


Pilkada Tak Langsung masih menyisakan banyak pekerjaan rumah khususnya meminimalisir kolusi antara anggota DPRD dan Calon Pimpinan Daerah. Namun setidaknya bisa memotong jalur lingkaran (setan) politik dan kebijakan di Indonesia melalui pengawasan demokrasi yang lebih mudah dan biaya lebih rendah.


https://plus.google.com/u/0/110235687001326579737/posts/4ESKuoXTcD2


Saya pernah berkelakar menyikapi lingkaran tersebut:


"Supaya DPR nya berkualitas, rakyat yang memilih mereka harus berkualitas. Supaya rakyat yang memilih DPR berkualitas, maka pendidikan di Indonesia harus berkualitas. Supaya pendidikan berkualitas, maka undang-undang yang mengatur pendidikan harus berkualitas. Supaya undang-undang yang mengatur pendidikan berkualitas, maka DPR yang merumuskan undang-undang harus berkualitas.


Supaya DPR nya berkualitas, rakyat yang memilih mereka harus berkualitas. Supaya rakyat yang memilih DPR berkualitas, maka pendidikan di Indonesia harus berkualitas.

Supaya ... maka ... supaya ... maka ..."

Semoga saja bangsa ini segera sadar bahwa banyak pengintai asing yang sedang duduk nyaman menjadikan bangsa ini sebagai sapi perah. Sapinya tidak segera dibunuh namun susunya yang produktif diperah setiap saat hingga suatu masa sapi tersebut tidak produktif lagi dan dibunuh, diambil dagingnya. Sementara hidungnya dicocok agar tetap nurut pada sang majikan dan hanya dikasih rumput seadanya.


Berdoa dimulai.


Wallahu a'lam ...




About Kavtania

Skills: Multimedia Learning, Information Technology, Numerical Analysis. - Occupation: Business, Lecturer. - Employment: PT Softchip Computama Indonesia, CEO. - Official Website: www.kliksci.com. - Communities: IT Development, Midwifery Industries, Fatinistic.

No comments:

Post a Comment


Contact Form

Name

Email *

Message *

Labels

Translate

Revolusi Akal dan Hati

Melewati sisi waktu yang tak terhenti, bernaung dalam ruang yang tak terbatas, untuk sebuah pemahaman yang tak berujung ...

Total Pageviews